Rendahnya Suku Bunga Deposito, Angin Segar Bagi Dunia Usaha

Masih seputar kegemaran saya melakukan pengamatan. Pengamatan di bidang ekonomi makro dan dunia usaha yang saya lakukan mungkin tidak se-valid para pakar ekonomi yang tersebar di negeri ini. Pun ulasan yang saya tuangkan tidak setajam para ahli yang selalu menyertakan banyak bukti empiris maupun teoritikal.

Namun, sebagai pelaku di dunia usaha, di sini saya ingin berbagi seputar pengamatan sederhana ini.

Suku bunga deposito di berbagai bank nasional dan bank asing akhir-akhir ini cukup rendah. Terlampir adalah tabel suku bunga deposito per Kamis, 03 Januari 2013.

Dua bank nasional terbesar di Indonesia, yaitu Bank Central Asia (BCA) menetapkan suku bunga deposito 3,88 %/ tahun. Dan Bank Mandiri mematok angka 5.13 %/tahun.

Artinya jika kita memiliki dana Rp. 100.000.000,- yang disimpan dalam deposito berjangka 1 tahun, maka ilustrasi pendapatan bunga ( sebut keuntungan, redaksi ) adalah sbb =

( Rp.100.000.000 x 3,38% : 12 ) – 20% ( pajak bunga ) = Rp. 225.333,- / bulan

( Rp. 100.000.000 x 5,13% :12) – 20% (pajak bunga ) = Rp. 342.000,- / bulan

Bandingkan jika dana tersebut digunakan sebagai modal usaha, maka profit yang dapat diperoleh mencapai 10% hingga 30% per bulan. Angka tersebut adalah angka rata-rata yang wajar sesuai bidang usaha yang dijalankan. Secara rupiah berarti keuntungan/ nilai tambah atas dana tersebut adalah Rp. 10.000.000,- hingga – 30.000.000,- / bulan.

Kebijakan pemerintah dalam mendorong kondusifnya iklim usaha ini sudah mulai terlihat di sana sini.

Salah seorang sahabat yang kebingungan mendapatkan modal usaha yang cukup besar, baru saja mendapat solusi dari kenalannya yang bersedia menjadi investor. Si pemilik dana menarik depositonya dan memilih menginvestasikannya ke dalam modal kerja dengan sistem bagi hasil. Dari hasil kesepakatan, si pemilik dana mendapat bagi hasil senilai mendekati 4% per bulan. Dana tersebut rencana dipakai selama 3 bulan.

Saya juga mendengar kabar bahwa ada beberapa orang di daerah yang sedang ancang-ancang masuk ke dunia bisnis pastry dan bakery. Pabrik itu kelak akandisetting menjadi perusahaan-perusahaan bakery setara Holland Bakery.

Pembangunan pabrik baru Daihatsu di Karawang, pabrik trafo di Cikarang, pabrik bata ringan di Tangerang, dan ratusan pabrik lainnya adalah indikator pertumbuhan ekonomi Indonesia secara makro.

Juga adanya produk KUR – Kredit Usaha Rakyat atau lebih sering disebut kredit mikro yang ditujukan ke UKM beberapa tahun terakhir adalah salah satu upaya pemerintah dalam mendorong iklim usaha tersebut.

Berharap pemerintah masih terus konsisten dalam menjalankan perannya, mendorong tumbuhnya dunia usaha. Karena kuatnya perekonomian sebuah bangsa menjadi nilai kemandirian yang tak dapat ditawar-tawar, agar dapat mengejar berbagai ketertinggalan, menuju derajat kemakmuran yang dicita-citakan.

Suku Bunga Deposito

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s