Hanya 1,5 Jam Saja,..

Hanya 1,5 saja…harus kuat..”

Demikian status BB salah seorang sahabat baik saya yang segera membangkitkan rasa khawatir tingkat tinggi di hati.

Ingatan saya mundur ke 2 hari lalu. Tidak biasanya, sebuah pesan yang saya kirimkan dan telah terbaca tak sempat dibalasnya. Dan panggilan telepon pun masuk ke kotak suara.

Biarlah, mungkin sedang sibuk dengan pekerjaannya. Barangkali juga sedang dinas ke luar kota atau bahkan ke luar negeri…” demikian pikiran awal saya menebak-nebak kesibukan sahabat yang bak ”super woman” di mata saya .

Kebijaksanaannya luar biasa. Pengendalian emosinya di atas rata-rata, yang sering saya sebut sebagai ”manusia bersumbu panjang”🙂  Kecerdasan dan kepintarannya diakui oleh banyak orang yang mengenalnya. Dan sikap lembut serta rendah hatinya sungguh sangat mengesankan, menjadikan saya semakin terkagum-kagum pada wanita lulusan sebuah Universitas di London tersebut.

Tidak banyak wanita yang memilih profesi sebagai konsultan water treatment ( pengolahan air )  di Indonesia. Sebagian besar bidang ini dikuasai oleh kaum pria. Namun Ibu Dwn ini sangat diperhitungkan oleh para kontraktor dan grup perusahan besar. Ia mampu dengan gilang gemilang menjalankan profesinya sebaik ia menjalankan perannya sebagai ibu rumah tangga.

Maka saat membaca status : ”Bismillahirrahmanirrahimhanya 1,5 jam saja,…harus kuat..” saya jadi teringat ceritanya beberapa waktu lalu. Bahwa setiap 6 bulan sekali ia harus check up ke Singapore, karena ada indikasi kanker dalam tubuhnya. Dan kabar terakhir, semua masih dalam pemantauan team dokter.

Bu Dwn….baik-baik sajakah dirimu? 1,5 jam apa maksudnya??? Sedang menjalani operasikah? Dimana??”

5 menit pesan tak juga terbaca. Lalu saya ketikkan lagi :

Haduhh sekarang aku benar-benar mengkhawatirkanmu…. Tapi baiklah….Aku hanya bantu doa dari sini. Semoga apa pun ujian yang sedang dihadapi, semoga Allah memberimu kekuatan. Semoga Allah melapangkan segala kesempitan…”

½ jam berlalu, pesan tidak juga terbaca. Saya benar-benar hanya bisa menitipkan doa-doa terbaik untuk sahabat saya itu.

Assalamu’alaikum mbak……Semoga selalu dalam rezeki sehat…

Sebuah pesan balasan masuk ke handphone saya, yang dengan cepat saya balas dan tak sabar menunggu kabar berikutnya.

Wa’alaikumsalam…Amien YRA. Benar bukan sedang dioperasi????”

Konon hidup di dunia ini hanya 1,5 jam waktu di akhirat…😉. Jadi segala ujian mesti dilewati dengan kekuatan untuk tawakal kepada Allah SWT. Because it’s just only 1,5 hrs.. Untuk meraih surga Allah…Gitu mbak-e...”

Saya menarik nafas lega membacanya, yang sukses membuang kekhawatiran saya.

Alhamdulillah….:) Jika status sebagai tafakur dan zikir saja, saya jadi tenang. Iya bener banget. Hidup seperti layaknya persinggahan, sekedar mampir minum doang. Betapa seringnya kita lalai hakekat itu…. X_X. Shalat seringkali terburu-buru ingin melakukan aktifitas lainnya. Apalagi saat di perjalanan, sekedar menunaikan kewajiban, tanpa penghayatan yang mendalam… Astaghfirullah…:( Terimakasih sudah mengingatkan ya…Mestinya memang kita rajin memunguti bonus yang berserakan. Shalat-shalat sunnah, rawatib, shalat tahajud, hajat, dhuha, dll….”

Balasan saya jadi lebih mirip curhatan…. sekaligus introspeksi diri sendiri.

Iya say…ayo mulai sama-sama menggiatkan shalat-shalat sunah. Dhuha 8 rekaat setiap pagi. Tadarus minimal 1 air setiap habis shalat. Jangan sampai dilalaikan dengan kecintaan dunia. Aku sedang di uji mbak…bantu doa ya, bantu mengingatkan juga ya…Alhamdulillah punya banyak sahabat yang care…Jazakumullah sudah disapa.. (big hug + kiss )

Yang saya balas dengan simbol yang sama. Sejenak ia menceritakan hasil akhir evaluasi team dokter. Di Indonesia menyarankan untuk operasi kanker yang tumbuh di 2 bagian tubuhnya. Namun team dokter di Singapore memberikan rujukan lain, yang adalah terapi dan menjaga pola makan yang dianjurkan.

Berawal dari hubungan pertemanannya dengan suami yang memang banyak berkecimpung di dunia teknik, saya kemudian mengenalnya sebagai teman. Dan dari pengalamannya sebagai backpacker di masa muda, dan traveller di usia dewasa, saya banyak belajar dari beliau dalam hal penyusunan paket perjalanan wisata. Seringkali presentasi ke perusahaan-perusahaan besar pun didampinginya. Ia selalu saja memberikan dukungan dan menumbuhkan kepercayaan diri untuk masuk ke pekerjaan-pekerjaan baru yang belum pernah kami garap sebelumnya. Dari seringnya berinteraksi, pertemanan itu naik menjadi sahabat, terlebih setelah kami saling mengenal antar pribadi. Dan beliau adalah salah satu sosok wanita inspiratif di mata saya.

Dari penampilannya yang selalu energik dan wajahnya yang penuh senyum, tidak ada yang menyangka bahwa ia sedang berjuang untuk terus bertawakal atas cobaan berupa penyakit yang sangat menakutkan bagi siapa pun yang mengalaminya.

Hanya 1,5 saja…harus kuat..”

Meski sesungguhnya ajal adalah sepenuhnya berada dalam genggamanNya. Bukankah kita saksikan betapa banyak nyawa terlepas dari raganya tanpa sakit yang mendahuluinya? Tanpa menunggu tubuh manusia menjadi lapuk dimakan usia?

“Hanya 1,5 jam waktu akhirat…”

Betapa sulitnya menjaga penyadaran diri atas sempitnya waktu yang diberikanNya….:(

Allah SWT berkali-kali telah mengingatkannya. dimana antara lain dalam Surah Al-An-Am ayat 32 disebutkan : “Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?”

“Hanya 1,5 jam saja…”

Semoga Allah meluluskan sahabat saya dari ujian berat yang ditanggungnya. Semoga Allah memberikan perpanjangan waktu untuknya dalam mengumpulkan bekal untuk pulang. Semoga Dia senantiasa membukakan mata hati kami semua, mensyukuri rizki berupa kesehatan dengan aplikasi di dunia nyata.  Semoga kita mampu menyadari, bahwa perjumpaan denganNya adalah hal terindah yang melampaui segala keindahan yang pernah ada. Semoga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s