Imajinasi

Sebentuk hayal atas sebuah keadaan dan kondisi kita sebut sebagai imajinasi.  Kekuatan menghasilkan citra mental dan ide adalah imajinasi. Betapa banyak manusia menggapai asa karena energi yang ditimbulkannya. Jutaan manusia mampu berbahagia dengan bangunan indah dalam sanubari yang selalu mampu ia jaga. Hanya oleh sewujud syukur yang terus ia genggam dari masa ke masa.

 

Pun tak sedikit manusia terpeleset ke jurang keterpurukan oleh karena imajinasi. Terlalu banyak manusia terlempar ke lembah kedukaan karena kelemahan pribadi yang tak juga ia sadari. Tak terbilang manusia yang  tersesat di tanah asing lagi hampa serta sesak oleh belenggu karena imajinasi.

 

Di setiap detikmu, engkau punya kuasa untuk mengendalikan kemana imajinasimu menuju. Perjumpaan dengan orang-orang di sekitarmu menjadi  istimewa, terlalu biasa atau mengundang jengah yang membunuhmu, seluruhnya adalah keputusanmu.

 

Sebagaimana ketika buah hatimu pergi menuntut ilmu saat bersamaan munculnya sang mentari. Kenangkan seluruh harimu kan sepi tanpa keisengannya. Di saat yang sama tanamkanlah sebuah harap dan imajinasi bahwa suatu hari ia kan menjadi manusia terdepan nan berguna. Dan kelak, ia kan mengantarkanmu dalam perjumpaan terindah denganNya di sebuah nuansa kehijauan yang menyejukkan mata dan hati.

 

Pun ketika secangkir teh atau kopi yang kau hidangkan untuk dia, pilihan hatimu. Kenangkanlah jutaan alasan yang telah kau buat puluhan tahun yang lalu. Berapa banyak suka dan duka, tangis dan tawa yang telah kalian lewati bersama. Dan kini ia adalah serupa permata pemberianNya yang selayaknya kau rawat dan jaga sepenuh jiwa.

 

Waspadai pula sebuah rindu yang menipu. Betapa  inginnya engkau bertemu mereka, orang-orang terkasihmu ketika bepergian tuk beberapa lama. Namun ketika perjumpaan itu tiba, sedikit hal yang tak berkenan mengundang bahkan meledakkan amarahmu, membangkitkan egomu. Sesungguhnya tak perlu terjadi jika ketika itu tahu apa sesungguhnya yang kau perlu. Kau hanya butuh untuk diam sejenak untuk kembali menjernihkan mata batinmu.

 

Bangunlah imajinasimu dalam ranahmu sendiri. Tak perlu kau lihat rumput tetangga nan tampak lebih hijau lagi segar menyejukkan jiwa. Sebagaimana pakaian yang terlihat cantik dikenakan sang model, bisa jadi kesempitan, kelonggaran, dan aneka bentuk ketidaknyamanan ketika kau kenakan. Dan ingatlah bahwa Sang Maha Sempurna tak kan pernah salah mengambil keputusan memberikan bagiannya padamu. Miliaran urusan ada dalam genggamanNya, setiap detik Ia dalam kesibukan mengatur segala urusan di bumi dan di langitNya, tanpa ada satu pun yang tertukar dan keliru.

 

Maka, selaraskanlah imajinasi dengan keyakinanmu pada zat yang Maha Segala, niscaya engkau tiba di sebuah muara dimana manusia menuju, yang adalah ; hidup bahagia hingga akhir waktu.

 

-DW-

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s