Sajak dalam Diam

Pada cemara yang berbaris di ketinggian,
dan sepoi angin yang melagukan tarian,
pinjamkan lenganmu tuk redakan lelahku

Pada tebing di kedalaman,
dan gaung yang mampu menggetarkan,
Biarkan kulepas beban serta penat yang membelenggu,
Pinjamkan punggungmu untukku bersandar,

Sajak yang kususun dalam diam,
adalah serupa penghiburan,
untuk berdamai dengan waktu,
Bersahabat dengan kekeruhan

Tetaplah berjalan, teruslah berlari,
untuk alasan besar yang telah kau bentangkan
Dan sajak dalam diam mungkin mampu raih kesegaran
meniti hari yang kadang (pasti) berdebu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s