Kuhimpun Segala di Senja ini

Tak usah kuberdiri di puncak Mahameru,
Tuk jadi saksi indah bukit melekuk yang memeluknya
Telaga hijau nan sejukkan hati dan juga mata,
Karena di kejauhan dan kejernihan pikir,
Sungguh telah kuakui, kepiawaian sang pemahat bumi

Tak usah kuberdiri di anjungan kapal,
Tuk jadi saksi, biru laut yang terhampar menawan,
Pada palung terdalamnya, berjuta misteri tak mampu terselami,
Karena di kursi sederhanaku ini,
Sungguh kuhikmati, keajaibanMu tak tersentuh akal,
Terimakasih untuk senja indah yang Kau gelarkan,
Cukupkan aku, dengan menggiring pikir mengenangMu,

Menghimpun segala yang sampai di tanganku
Tak usah kuberdiri di puncak Mahameru,
Tuk jadi saksi indah bukit melekuk yang memeluknya
Telaga hijau nan sejukkan hati dan juga mata,
Karena di kejauhan dan kejernihan pikir,
Sungguh telah kuakui, kepiawaian sang pemahat bumi

Tak usah kuberdiri di anjungan kapal,
Tuk jadi saksi, biru laut yang terhampar menawan,
Pada palung terdalamnya, berjuta misteri tak mampu terselami,
Karena di kursi sederhanaku ini,
Sungguh kuhikmati, keajaibanMu tak tersentuh akal,

Terimakasih untuk senja indah yang Kau gelarkan,
Cukupkan aku, dengan menggiring pikir mengenangMu,
Menghimpun segala yang sampai di tanganku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s