Sajak Pagi

Kuhirup wangi pagi 
Yang menuntun mata terbangun dari mimpi,
Suara panggilanNya terdengar indah menyentuh hati,
Menyeruku bahwa mengingatNya lebih baik daripada berselimut lagi

Sukmaku terjaga seketika
Imajiku melayang ke sana,
Pada ketinggian dimana malaikat telah berdiri bershaf-shaf di bawah arsy-Nya
Tak letih tundukkan hati dan memuji serta mengagungkanNya

Meski jauh di bumi ini bak sebutir pasir ketaatanku,
Namun kutahu ampunanNya selalu sedia,
Hingga tak pernah lewatkan setiap pinta, 
Maka, sejenak kumohonkan karuniaNya
Akan ilmu yang bermanfaat yang kuperlu,
Rizki yang halal dan amal yang diterima,

Kini pintu hari telah dibukanya,
Berjuta rizki nyata tersedia di depan mata,
Menunggu kita memungutinya

Ya, rizki itu bisa jadi adalah selembar cek kosong berupa kesempatan,
Sebuah benda kasat mata yang kadang terlupa terbilang,
Kesempatan untuk menorehkan kebaikan,
Kesempatan tuk meraup pahala dari kesabaran atas ujian demi ujian,
Kesempatan meneteskan peluh sebagai satu perjuangan,
Karena tak sebutir keringat pun tak terhitung,
Karena tak setitik tekad baik luput tertimbang.

Kini kupintakan,
Semoga kau dan aku saling menguatkan,
Dalam satu misi peribadahan,
Dalam mengisi detik yang terus berjalan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s