Kutata Petuahmu dalam Bingkai Rindu

Benar bahwa jarak telah memisahkan ruang,
Namun pikir dan rasaku tetap berada di tempatnya semula
Kutahu engkau pun sama demikian,
Mungkin selarik doa yang kau naikkan dengan sepenuh ketulusan,
Jadikan kekuatan di setiap kesulitan yang menghadang,
Jadikan tekadku kian bulat tuk terus tegak berjalan

Mungkin juga sapa yang kau titip pada angin malam,
Hadirkanmu dalam mimpi semalam,
Mimpi yang selalu ingin kuputar ulang
Semoga masih ada kesempatan terbentang di hadapan,
Untukku pulang,
Menghadapmu dan menghambur dalam peluk rindu,
Menatap mata senjamu yang mungkin kian redup digerus waktu

Benar bahwa waktu telah menumbuhkanku,
Tak lagi sama sebagai anak kecil yang berlarian di halaman,
Bermain petak umpet dan lompat tali bersama kawan-kawan,
Dan menangis tersedu ketika marah dicurangi lawan,

Mungkin selarik doa yang kau naikkan dengan sepenuh ketulusan
Telah hantarkanku berdamai dengan tempat asing di kejauhan,
Tenanglah di situ, tak usah khawatirkanku,
Semua petuahmu masih kusimpan,

Mengalah tak berarti kalah,
Menang tak berarti boleh tinggi hati,
“Sugih tanpa banda, nglurug tanpa bolo”
“Madhep ngalor sugih, madhep ngidul sugih”
Kaya tak dilambangkan dengan banyaknya harta,
Tapi oleh keluasan hati dalam kesyukuran yang tinggi,
Dan berani karena kebenaran yang dipegang,
Bukan karena banyaknya kawan atau tentara yang dimiliki,
Lagi dan lagi, kesyukuran menjadi hal utama,
Dimana kan menjadikan diri merasa kaya dan berkecukupan,
dengan apa yang sampai di tangan.

Telah kutemukan satu jalan yang kuperlukan,
Tumpukan kata yang kuhimpun setiap waktu
Kupahat dengan hati-hati dan kuselipkan dalam setiap ruangku,
Sajak, puisi, prosa, atau apa pun namanya,
Semoga hanya akan menguatkan setiap pinta
Satu alamat yang tak pernah berpindah adalah : KepadaNya saja

Semoga masih ada kesempatan terbentang di hadapan,
Untukku pulang,
Menyajikanmu aneka cerita perjalanan
Dan mendapati mata senjamu mengisyaratkan bahagiamu,
Hanya karena, kau meyakini bahwa aku di sini tetap anakmu yang dulu
Selalu menyimpan baik nama dan hatimu di setiap lipatan waktuku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s