Bercermin pada Sekeping Hati

Tak usah kau tanya pada semua,
Pada kertas dan pena yang menemanimu,
Atau pada jalan setapak yang penuh jejakmu
Tanyakan saja pada hatimu,
Serupa cermin bening yang memantul dalam hening,
Tak sekadar rasa dan karsa,
Terlebih atas cipta dan karya

Seberapa penuh hari terisi oleh upaya?
Seberapa jeda yang hanya terisi oleh nutrisi?
Seberapa ilmu yang terus kau punguti?
Seberapa bulat doa yang menyertainya?
Seberapa lurus niat yang terbangun di pagi dan petangnya?
Seberapa penerimaan atas apa yang digariskanNya
setelah sempurna tertata seperti seharusnya?

Hatimu akan menjawab tanpa rekayasa,
Hingga kau dan aku mampu menatap diri dengan seutuh-utuhnya,
Semoga masih ada esok yang kan teracik dengan keseimbangan
sebagaimana harapanNya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s